Assalamualikum...

Dengan memanjatkan puji Alhamdulillah, saya manusia yang dhoif ini bisa ikut berpartisipasi dalam menambah hiruk dunia maya. Niat saya adalah semata-mata ingin berdakwah, menyeru manusia agar kembali kejalan Allah. menegakkan yang haq dan menumpas yang bathil. Saya mohon kritik dan saran dari pembaca, demi tercapainya tujuan tersebut. Semoga Allah melimpahkan Rahmat Nya dan Maghfirah Nya kepada kita semua. Aamiin

Senin, 12 Januari 2009

Bom Fosfor Israel Serang timur Khan Yunis

Seorang wanita Palestina meninggal syahid dan 50 lainnya luka-luka di baldah Khazaah timur Khan Yunis, sebelah selatan Jalur Gaza pada tengah Sabtu malam (10/1) setelah pasukan Israel menyerang mereka dengan bom-bom fosfor. Bom ini menyebarkan asap putih, gas dan menyebabkan korban sesak nafas.

Sumber medis menyebutkan kepada Infopalestina bahwa seorang warga Palestina wanita bernama Hanan Fathi Najjar (41) meninggal setelah terkena pecahan roket berbahan peledak fosfor yang menyerang rumahnya di timur Khan Yunis dan empat anggota keluarga lainnya luka-luka akibat pecahan roket dengan bahan ledak fosfor.

Sumber menyebutkan bahwa puluhan korban luka-luka tiba di RS setelah mereka mengalami sesak nafas. Dr. Yusuf Abu Risyh, ketua medis di RS Nasher, puluhan korban luka tiba karena tertelan gas yang tidak bisa teridentifikasi hingga sekrang.

Ia menyerukan kepada semua korban yang terkena gas ini untuk menggunakan kain yang dibasahi air dan mengurangin pengaruh gas tersebut.(Infplstn)

Sabtu, 03 Januari 2009

Bu Irianti....Guru Bersahaja

Dua Puluh tahun silam, ketika aku masih berseragam Putih merah...dengan tatanan rambut gaya James Bond, tas ransel mungil serta sepatu warna hijau dekil, aku memasuki halaman sekolah SD inpres, SD Negeri Kuwu II namanya. Mataku berbinar ketika aku memasuki runag kelas baru..yahhhh aku baru saja naik kelas V,tak berapa lama lonceng tanda masuk telah berbunyi bertalu-talu ..theng..theng...theng. waktu itu belom ada bel listrik jadi untuk menandai gantinya jam belajar digunakanlah potongan rel kereta yang di gantung lalu dipukul dengan martil...
Kami segera berbaris tiga berbanjar, dengan lantang sang ketua kelas menyiapkan pasukannya...siappppp graaakk...lencang depaaaannn graaakkk...tegaaaaakkk graaakkk...lalu dengan tertib mereka memasuki ruangan kelas dengan diiringi oleh seorang guru kelas berkaca mata dan berperawakan subur, yang belakangan aku ketahui namanya Ibu Irianti...
Bu Irianti ini suaranya merdu banget dan khas...sampai sekarangpun suaranya tidak berubah sama sekali, tertawanya renyah dan tidak pernah marah terhadap siswanya yang nakal...eiiitt jangan salaaahh beliau tegas loh..dan yang paling penting perhatian banget sama murid-muridnya.
pernah pada suatu hari, temanku yang bernama kuat terserang penyakit bengek, di dalam kelas batuknya tiada henti. Akhirnya Ibu Ir memerintahkan kepadaku untuk membelikan obat kepadanya.
Setiap hari beliau berangkat kesekolah untuk mengajar dengan mengayuh sepeda dan kebiasaan itu masih beliau lakukan hingga sekarang...mungkin itu yang membuat beliau awet muda ya.Beliau selalu memperlakukan muridnya dengan adil, tidak ada yang diistimewakan, entah dia pintar, kaya ataupun nakal semua beliau beri perhatian yang sama, makanya ketika setahun yang lalu aku bertemu dengan teman-temanku SD dulu,ketika mereka ditanya..siapa guru yang paling berkesan menurut ente..? Mereka dengan serempak menjawab Ibu Ir."
Beliaulah yang membentuk karakter murid-muridnya dengan kesabarannya, dengan teladannya dan dengan cinta kasihnya, sehingga jauh dalam hatiku..aku berkata:"Ibu...engkau wanita kedua yang paling berjasa dalam hidupku setelah ibu kandungku..." terima kasih Ibu......!!!
Bersambung